Danau Kakaban, Cuma di Danau Ini Kamu Bisa Liat Ubur – Ubur Langka

0
46
Ubur Ubur Langka
Ubur Ubur Langka

Danau Kakaban, Cuma di Danau Ini Kamu Bisa Liat Ubur – Ubur Langka

Pulau Kakaban mempunyai lokasi istimewa yaitu penghuni Ubur Ubur Langka Danau Kakaban yang terdapat sumber air berasal dari rembesan air laut dan hujan. Danau yang cukup terkenal ini juga tempat dari habitat Ubur Ubur Langka yang tidak menyengat. Habitat Ubur Ubur Unik ini terjebak sejak ribuan tahun silam dan menjadi satu satunya habitat tak bertulang belakang ini jinak.

Danau KakabanBisa Liat Ubur Ubur Langka
Kamu Bisa Liat Ubur Ubur Langka

Lokasi Danau Kakaban

Wisataria Danau Kakaban, adalah air laut yang terperangkap di Pulau Kakaban, ditambah dengan air dari dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau Kakaban merupakan danau prasejarah yaitu zaman peralihan Holosin. Luasnya sekitar 5 km², berdinding karang terjal setinggi 50 meter, yang mengakibatkan air laut yang terperangkap tidak lagi bisa keluar, menjadi danau. Secara administratif, Danau Kakaban termasuk wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Wikipedia

Dari Derawan perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Kakaban, bisa dengan perahu tradisional (sekitar 3 jam) atau juga speedboat (sekitar sejaman). Satu-satunya pintu masuk menuju Danau Kakaban adalah dari Dermaga Pulau Kakaban. Dari situ, masih dilanjutkan trekking ringan sejauh beberapa ratus meter, melewati jalanan kayu dengan hutan kecil dikanan yang tumbuh diatas karang di karang. Kira-kira akan memakan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung kemampuan masing-masing. Di ujung jalur tadi baru terdapat dermaga kecil, yang menempel langsung dengan Danau Kakaban. Dari situ kita bisa mulai berenang untuk selfie bareng Ubur-ubur lucu.

Asal mula terbentuknya Danau Kakaban

Danau kakaban sebelumnya merupakan laguna dari sebuah atol berupa karang lebih dari 2juta tahun yang lalu dumana pada jaman itu terjadi proses pengangkatan selama beberapa ribu tahun yang membuat terumbu karang disekelilingnya naik di atas permukaan laut. Air laut pun terperangkap di dalam pematang dengan ketnggian 50m.  Batuan karang yang keras dan tebal menyebabkan air tersebut tidak dapat keluar dan membentuk danau kakaban. Hujan yang berlangsung selama ribuan tahun tertampung di danau dan menyebabkan danau kakaban yang mulanya asin menjadi payau. Danau kakaban sendiri dikelilingi oleh berbagai pohon bakau yang sangat asri.

Berau Ubur Ubur Langka
Ubur Ubur Langka

Keistimewaan danau langka ini,punya ubur-ubur yang tidak menyengat

Hal yang sangat unik dari danau Kakaban adalah danau dengan air payau lengkap dengan ubur-ubur yang tidak menyengat, ditambah lagi dengan ekosistem yang cukup unik. Danau kakaban memiliki anemon yang berwarna putih dan ubur-ubur kehilangan kemampuan untuk menyengat. Ubur – ubur yang tidak menyengat hanya ada dua di dunia, pertama di Danau Kakaban dan kedua di pulau di samudra pasifik

Yang membuat Danau Kakaban sangat terkenal di dunia adalah danau ini memiliki 4 jenis ubur-ubur yang berbeda. Ada empat jenis ubur-ubur yang ada di Danau Kakaban.Yaitu, ubur-ubur aurelia aurita yang bentuknya seperti piring transparan, tripedalia cystophora bentuknya paling kecil bila dibandingkan dengan tiga jenis ubur-ubur lainnya, dan mestigeas papua yang paling banyak terlihat di danau air asin, dan casiopeia ornata banyak terlihat di dasar danau dengan posisi terbalik.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan di Danau Kakaban

Saat kita berkunjung ke Danau ini ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan.

Pertama ,Tidak boleh menangkap atau membawa ubur-ubur ke luar habitatnya, karena habitat asli ubur-ubur adalah di Danau Kakaban. Memindahkan mereka sama dengan mengusir ubur-ubur dari rumahnya sendiri.

Kedua, Tidak boleh memakai tabir surya sewaktu berenang di Danau Kakaban,karena bahan kimia yang ada di tabir surya akan mencemari perairan danau dan membahayakan kehidupan ubur-ubur.

Ketiga,  Tidak boleh membuang sampah di Pulau Kakaban karena akan mencemari keaslian dan keunikan Pulau Kakaban

Semua hal tersebut dimaksudkan agar kelestarian serta keberlangsungan hidup ubur – ubur dan biota lainnya tetap terjaga.

Ubur Ubur Langka
Ubur Ubur Langka

Tips Berwisata ke Danau Kakaban

  • Jangan lupa membawa obat anti mabuk karena kamu akan menggunakan tiga transportasi yang berbeda mulai dari udara, darat dan laut.
  • Waktu terbaik untuk berenang adalah saat pagi dan sore hari untuk mengurangi sinar matahari yang terik.
  • Pastikan tidak menggunakan lotion atau tabir surya saat berenang agar danau tidak terkontaminasi.
  • Sebelum berenang, mandi air tawar terlebih dahulu atau menyiram dengan satu botol air minum untuk memberikan pelembab alami terhadap kulit.
  • Pastikan tidak membuang sampah sembarangan untuk menjaga keasrian dan ikut menjaga kelestarian Danau Kakaban.
  • Danau ini termasuk dalam, pastikan menggunakan jaket pelampung atau sejenisnya jika kamu tidak bisa berenang.
  • Sebaiknya menggunakan kacamata renang atau google agar bisa tetap memiliki pandangan saat menyelam atau melihat-lihat ubur-ubur di dalam Danau Kakaban.
  • Sebaiknya tidak menggunakan fin atau kaki katak saat berenang, dikhawatirkan justru akan mengganggu ubur-ubur dan berpotensi melukainya.
  • Usahakan untuk tidak menyentuh, menekan bahkan meremas ubur-ubur dengan cara-cara yang kasar. Cukup dinikmati saja ketika kamu berenang bersama ubur-ubur yang jumlahnya tidak sedikit.
  • Gunakan sandal gunung yang lentur tapi kuat. Karena medan jalan cukup licin. Meskipun terkena air sekalipun tidak khawatir basah karena sandal gunung lebih cepat kering dibandingkan menggunakan sepatu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here