Objek Wisata Religi di Pulau Bali

0
82
Objek Wisata Religi Di Pulau Bali
Info Wisata Gratis Bali

Objek Wisata Religi di Pulau Bali

Objek Wisata Religi di Pulau Bali, Info Wisata lokal dan Mancanegara, Info Destinasi Wisata Bali favorit untuk berlibur, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Info Seputar Objek Wisata Gratis di Bali yang Wajib Dikunjungi

Objek Wisata Religi Di Pulau BaliBali memang merupakan destinasi favorit untuk berlibur, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Ada begitu banyak objek wisata yang ditawarkan pulau eksotis ini, mulai dari panorama alam hingga tempat wisata buatan. Nah, berikut ini adalah daftar referensi tempat wisata di Bali yang sayang untuk dilewatkan.

Pura di Bali – Dengan penduduk mayoritas pemeluk agama Hindu, wajar jika Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Pura. Anda bisa dengan mudah menemukan tempat sembahyang ini di sudut-sudut Bali. Di bawah ini adalah beberapa rekomendasi pura cantik yang dapat Anda kunjungi.

Pura Tirta Empul

Pura ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WITA. Pengunjung dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp15.000,00 untuk dewasa dan Rp7.500,00 untuk anak-anak. Selain kolam dengan mata air yang dianggap suci tersebut, daya tarik lainnya dari pura ini adalah adanya Istana Tampak Siring yang tak lain adalah istana Presiden Indonesia.

Pura ini terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Perjalanan dari Denpasar menuju lokasi ini kurang lebih memakan waktu satu jam. Anda tidak perlu takut tersesat karena ada banyak papan penunjuk jalan yang mengarahkan Anda menuju ke sana.

Pura Besakih

Berdiri megah di kaki Gunung Agung, keberadaan Pura Besakih sendiri tidak lepas dari keterkaitannya dengan gunung tertinggi di Bali ini. Gunung Agung dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat bersemayamnya arwah para leluhur dan para dewa utusan Sang Hyang Widhi. Untuk itulah, masyarakat mendirikan sebuah bangunan suci tepat di kaki Gunung Agung sebagai tempat memuja para dewa. Pura ini telah ada sejak tahun 1007 Masehi dan tercatat sebagai warisan budaya UNESCO pada tahun 1995.

Pura Besakih
Pura Besakih

Pura Besakih merupakan pura terbesar umat Hindu yang ada di Bali. Pura ini merupakan sebuah kompleks pura, terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kompleks ini terdiri atas satu pura pusat, yakni Pura Penataran Agung Besakih, dan 18 pura pendamping yang terdiri atas satu Pura Basukian dan 17 pura lainnya. Secara umum, Pura Besakih menjadi pusat kegiatan seluruh pura yang ada di tanah Bali.

Pastikan Anda berpakaian sopan saat mengunjungi tempat suci ini. Perempuan yang sedang haid tidak diperkenankan untuk masuk. Pura ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 09.00-17.00 WITA. Pengunjung hanya dikenakan biaya Rp15.000,00 untuk tiket masuk dan Rp2.000,00-Rp3.000,00 untuk parkir.

Pura Uluwatu

Terletak di Desa Pecatu, bagian selatan Bali, pura ini tidak pernah sepi pengunjung. Pura Uluwatu berdiri megah di ketinggian 97 meter dan menyuguhkan pemandangan menakjubkan. Eksotisme tempat sembahyang di atas tebing yang menyuguhkan hamparan laut lepas Samudra Hindia terlalu sayang untuk dilewatkan.

Pura Uluwatu buka mulai pukul 09.00-19.00 WITA, namun waktu terbaik untuk menyaksikan kesempurnaan panorama adalah ketika matahari terbenam. Harga tiket masuknya pun tidak mahal. Wisatawan lokal dewasa dikenai harga Rp15.000,00 dan asing sebesar Rp20.000,00. Untuk anak-anak, harganya setengah dari biaya tiket orang dewasa (Rp7.500,00 untuk lokal dan Rp10.000,00 untuk asing). Jika Anda juga ingin menikmati pertunjukan tari kecak yang terkenal, Anda cukup membayar sebesar Rp85.000,00 untuk durasi dua jam (mulai pukul 17.00-19.00 WITA).

Pura Gunung Kawi

Pura ini merupakan tempat pemujaan bagi raja Bali yang bernama Anak Wungsu, putra Raja Udayana. Di samping itu, Pura Gunung Kawi juga digunakan sebagai pusat pelatihan spiritual dan keagamaan. Masyarakat Hindu juga menjadikan tempat ini sebagai tempat penyucian diri karena di sebelah selatan candi ada pertemuan aliran Sungai Bulan dan Sungai Pakerisan.

Anda bisa mengunjungi tempat wisata Pura Gunung Kawi ini setiap hari dengan tiket seharga Rp10.000,00. Dari arah Denpasar, carilah rute menuju Gianyar melalui daerah Batubulan. Ikuti jalan sampai Anda menemukan jalan menuju Desa Mas. Anda bisa melihat penunjuk jalan atau bertanya pada masyarakat sekitar (atau manfaatkan saja teknologi GPS). Dari desa Mas, belok hingga bertemu persimpangan Desa Bedulu, lalu belok kiri. Ikuti jalan tersebut hingga kira-kira 5 km hingga menemukan Pasar Tampaksiring. Sekitar seratus meter di kanan jalan, Anda akan tiba di Pura Gunung Kawi.

Pura Taman Ayun

Salah satu daya tarik pura yang berada di Mengwi ini adalah kolam besar yang mengelilingi area candi. Dengan lebar sekitar 15-20 meter dan kedalaman 4 meter, kolam ini membuat candi seakan-akan terapung di atas air. Pemandangan di sekitar pura ini pun sangat menyejukkan mata, dengan halaman rumput yang luas dan pohon-pohon yang mengelilingi area candi.

Pura yang menjadi temat wisata ini merupakan warisan Kerajaan Mengwi. Pura ini dibangun oleh I Gusti Agung Ngurah Made Agung, raja Kerajaan Mengwi. Area ini dulu hanya didirikan sebagai tempat peristirahatan para raja. Saat akan memasuki kompleks pura, Anda akan melalui jembatan kecil yang berada di atas telaga dan disambut oleh Candi Bentar sebagai pintu utama pelataran pura. Wisatawan lokal hanya dikenai tiket masuk sebesar Rp10.000,00 dan parkir sekitar Rp2.000,00 untuk motor. Anda dapat mengunjungi Pura Taman Ayun setiap hari pada pukul 08.00-18.00 WITA.

Pura Ulun Danu

Pura Ulun Danu terletak di Bedugul, wilayah dataran tinggi di Pulau Bali. Dengan pemandangan danau yang tenang dan iklim yang sejuk, pura ini memiliki daya tarik yang berbeda dari yang lainnya. Pura Ulun Danu sendiri merupakan kompleks yang terdiri atas lima pura dan sebuah stupa Buddha. Pura yang sering kita lihat dalam pecahan lima puluh ribu itu adalah Pura Lingga Petak.

Normalnya Anda dapat mengunjungi Pura Ulun Danu pada pukul 08.00-18.00 WITA dengan harga tiket hanya Rp10.000,00 untuk domestik dan Rp30.000,00 untuk mancangera. Namun apabila suasana sedang berkabut, pengelola akan menutup lebih cepat. Untuk tiba di lokasi ini dari Kuta, Anda membutuhkan waktu kurang lebih sekitar dua jam.

Pura Dalem Agung Padangtegal

Jika Anda sedang berada di Ubud, jangan lewatkan untuk mengunjungi Pura Dalem Agung Padangtegal. Lokasinya berada di sebelah barat daya kawasan wisata Monkey Forest. Pura ini difungsikan sebagai tempat pemujaan bagi Dewa Siwa dan kerap dikenal dengan sebutan “Temple of the Dead”.

Tiket masuk ke kawasan Monkey Forest sekaligus pura ini adalah Rp30.000,00. Anda bisa puas berjalan-jalan dan mengambil foto atau video di sini mulai pukul 08.00-18.00 WITA. Namun berhati-hatilah terhadap barang bawaan, sebab ada banyak sekali monyet jail di kawasan ini.

Pura Taman Saraswati

Di tempat wisata ini Anda juga dapat menikmati pertunjukan tari kecak. Tari kecak diadakan di panggung yang dikelilingi oleh kolam teratai tersebut. Untuk dapat menyaksikan seni tari khas Bali ini, Anda perlu menyiapkan uang sebesar Rp75.000,00 per orang. Namun pertunjukan ini tidak diadakan setiap hari, tetapi hanya pada hari Selasa dan Kamis mulai pukul 19.30 WITA.

Pura Taman Saraswati
Pura Taman Saraswati

Kawasan Ubud memang sangat cocok jika dilejajahi dengan berjalan kaki atau bersepeda. Dari wisata Monkey Forest, Anda membutuhkan waktu sekitar 20 menit berjalan kaki menuju Pura Taman Saraswati melalui Jalan Bisma. Setelah sekitar 1,4 km, belok kiri ke Jalan Raya Ubud sejauh 110 meter, lalu belok kanan ke Jalan Kajeng. Berjalanlah sejauh 90 meter dan di sebelah kiri jalan, Pura Taman Saraswati telah menanti Anda.

Pura Luhur Batukaru

Pura Batukaru terletak di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Dari objek wisata, ikuti jalan menuju Jalan Pantai Kedungu. Setelah itu, ambil arah ke Jalan Kalanganyar Sudimara ke Jalan Rajawali, Tabanan. Ikuti jalan menuju Jalan Batukaru, lanjutkan dengan Jalan Batukaru Cepag di Jegu dan Jalan Penatahan. Dari sana, tujuan Anda hanya tinggal berjarak 10 km.

Pura di lereng Gunung Batukaru yang satu ini digunakan sebagai tempat untuk memuja Tuhan sebagai Dewa Mega Dewa. Nama Batukaru sendiri kemungkinan besar diambil dari nama Gunung Batukaru. Selain sebagai tempat suci untuk sembahyang, Pura Luhur Batukaru juga dibuka sebagai tempat wisata umum mulai pagi sampai sore dengan tiket Rp10.000,00.

Objek Wisata Religi di Pulau Bali ¦ WISATARIA.com
https://wisataria.com/objek-wisata-religi-di-pulau-bali/
Copyright © 2018 Online Berita All Right Reserved

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here